Pertemuan 8
Konflik
• Proses yg dimulai ketika satu pihak menganggap pihak lain berpengaruh secara negatif
• Sumber konflik: Perubahan organisasi, Pertikaian kepribadian, Perangkat nilai yg berbeda
• Tipe konflik : Interpersonal & Intrapersonal.
5 penanganan konflik:
Bersaing : Keinginan utk memuaskan kepentingan satu pihak tanpa peduli dampak terhadap pihak lain
Berkolaborasi : Pihak yg terlibat konflik berkeinginan utk memuaskan kepentingan semua pihak dlm memecahkan masalah
Menghindar : Keinginan utk menarik diri dr konflik atau menekan konflik
Mengakomodasi : Kesediaan satu pihak utk memuaskan pihak lain dg bersediamenaruh kepentingan lawan di atas kepentingannya
Kompromi : Setiap pihak dlm konflik bersedia melepaskan sesuatu terjadi sharing
Serikat Pekerja
suatu organisasi yang dibentuk oleh pekerja, dari pekerja dan untuk pekerja yang bertujuan untuk melindungi pekerja, memperjuangkan kepentingan pekerja serta merupakan salah satu pihak dalam bekerja sama dengan perusahaan.
Tujuan Serikat Pekerja
• Menjamin dan meningkatkan standar hidup dan status ekonomi dari para anggotanya.
• Meningkatkan dan menjamin keamanan individual dari ancaman-ancaman dan situasi-situasi yang bisa muncul karena fluktuasi pasar, perubahan teknologi, atau keputusan manajemen.
• Mempengaruhi hubungan kekuasaan dalam sistem sosial dalam cara-cara yang mendukung dan tidak merugikan perkembangan dan tujuan serikat pekerja
Alasan Mengikuti Serikat Pekerja
• Tidak puas pada manajemen dalam hal: Kompensasi, Keamanan Jabatan, Sikap manajemen
• Mencari saluran sosial
• Peluang untuk menjadi pemimpinan
• Dipaksa rekan kerja
Hubungan Industrial
• Hubungan Kerja adalah hubungan antarapengusaha dengan pekerja/buruh berdasarkanperjanjian kerja, yang mempunyai unsure pekerjaan, upah, dan perintah.
• Hubungan Industrial adalah suatu sistemhubungan yang terbentuk antara para pelaku dalam proses produksi barang dan/atau jasa yangterdiri dari unsur pengusaha, pekerja/buruh, danpemerintah yang didasarkan pada nilai-nilaiPancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Peraturan Perusahaan Memuat
a. Hak dan kewajiban pengusaha
b. Hak dan kewajiban pekerja/buruh
c. Syarat kerja
d. Tata tertib perusahaan
e. Jangka waktu berlakunya peratura perusahaan
Pertemuan 9
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
· Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan instrument yang memproteksi pekerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar dari bahaya akibat kecelakaan kerja.
· Perlindungan tersebut merupakan hak asasi yang wajib dipenuhi oleh perusahaan. K3 bertujuan mencegah,mengurangi, bahkan menihilkan risiko kecelakaan kerja (zeroaccident).
· Penerapan konsep ini tidak boleh dianggap sebagai upayapencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang menghabiskan banyak biaya (cost) perusahaan, melainkan harus dianggap sebagai bentuk investasi jangka panjang yang memberi keuntungan yang berlimpah pada masa yang akan datang.
Sistem Manajemen K3
Bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi , perencanaan , tanggung jawab ,pelaksanaan , prosedur , proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan penerapan , pencapaian , pengkajian dan pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman , efisien dan produktif organisasi, perencanaan, jawab, pelaksanaan, prosedur, penerapan, pencapaian, aman, efisien dan produktif. (Sumber : Permenaker PER.05/MEN/1996 )
Tujuan Penerapan SMK3
· Martabatnya sebagai manusia (pasal 27 ayat 2 UUD 1945) Meningkatkan komitmen pimpinan perusahaan dalam melindungi tenaga kerja
· Meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja untuk menghadapi kompetisi perdagangan global
· Proteksi terhadap industri dalam negeri
· Meningkatkan daya saing dalam perdagangan internasional
· Mengeliminir boikot LSM internasional terhadap produk ekspor nasional
· Pelaksanaan pencegahan kec. masih bersifat parsial
· Perlunya upaya pencegahan terhadap problem social dan ekonomi yang tekait dengan penerapan K3
Penetapan Kebijakan: Kepemimpinan dan Komitmen
· Membentuk Organisasi K3
· Menetapkan personel yang mempunyai tanggung jawab dan wewenang yang jelas dalam penanganan K3
· Menyediakan anggaran, sarana dan tenaga kerja yang diperlukan dalam bidang K3
· Perencanaan K3 yang terkoordinasi
· Melakukan penilaian kinerja dan tindak lanjut pelaksanaan K3 Kepemimpinan dan komitmen Kepemimpinan dan komitmen
Pendidikan K3: Perlu??
Penyebab K3:
• perilaku yang tidak aman sebesar 88%
• kondisi lingkungan yang tidak aman sebesar 10%
• Keduanya terjadi secara bersamaan
Upaya pencegahan terhadap kasus K3:
• memiliki pengetahuan dan kemampuan mencegah kecelakaan kerja
• mengembangkan konsep dan kebiasaan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja memahami ancaman bahaya yang ada di tempat kerja
Pertemuan 10
Persaingan SDM di Bisnis Internasional
Penyebaran : Menempatkan ketrampilan yg tepat sesuai kebutuhan (dengan mengabaikan letak geografisnya)
Diseminasi pengetahuan & inovasi : Penyebaran ke seluruh organisasi (dengan mengabaikan asalnya)
Pengembangan bakat scr global : Mengenali siapa yg memiliki kinerja terbaik dan mengembangkan kemampuannya
Perbedaan
· Budaya
· Sistem Ekonomi
· Hukum dan Hubungan Industrial
· Teknologi
Penyusunan Staf
Ekspatriat : Seseorang yg bukan warga negara dari negara tempat mereka bekerja.
Lokal : Warga negara dari negara tempat perusahaan multinasional itu memiliki kantor pusatnya
Negara ketiga : Warga negara dari sebuah Negara selain dari negara asal atau negara setempat
Subkontrak : Penugasan karyawan lokal ke luar negeri untukmelakukan pekerjaan2 yg sebelumnya dilakukan oleh karyawan domestik negaranya
Alasan Penggunaan Subkontrak
· Memiliki pengawasan dan struktur manajemen yg lebih efektif untuk mengelola para pekerja.
· Penyeleksian dan pelatihan yg dibutuhkan utk karyawan yang diterima.
· Memastikan bahwa kebijakan kompensasi dan situasi kerja adalah memuaskan.
Penugasan Internasional GAGAL?
· Kepribadian
· Intensitas /Keinginan Pribadi
· Tekanan keluarga
· Ketidakmampuan pasangan utk menyesuaikan
· Ketidakmampuan untuk mengatasi dengan tanggung jawab yang lebih besar di luar negeri.
· Kurangnya ketrampilan budaya
Penugasan internasional SUKSES?
· Mentiapkan gambaran realistis ttg apa yg diharapkan
· Penyaringan yg lebih selekstif
· Peningkatan orientasi
· Pelatihan budaya & bahasa
· Meningkatkan keuntungan
5 Faktor Penting Penugasan Internasional
• Pengetahuan & motivasi : Kemampuanmanajerial & organisasi, kreativitas, tanggung jawab, keyakinan diri, ketekunan, dll
• Ketrampilan berhubungan : Rasa hormat, sopan santun, empati, dll
• Kemampuan beradaptasi : Fleksibilitas, kestabilan emosi, mandiri, peka politik, kemampuan menghadapi tekanan, dll
• Keterbukaan budaya luar : Minat dlm budaya asing, pengetahuan bahasa, pengalaman ke LN, dll
• Situasi keluarga : Kemampuan beradaptasi dr keluarga, kesediaan pasangan utk tinggal di LN, pernikahan yg stabil
Pertemuan 11
ERP System
Enterprise Resource Planning (ERP) bertujuan mengintegrasikan informasi yg diperoleh dari aplikasi-aplikasi yg berbeda ke dalam satu sistem basis data.
HRIS
Program aplikasi komputer yang mengorganisir pengelolaan dan pelaksanaan manajemen SDM sebuah organisasi, untuk mendukung proses pengambilan keputusan.
Karakteristik Informasi
· Timely (tepat waktu)
· Accurate (akurat)
· Concise (ringkas)
· Relevant (relevan)
· Complete (lengkap)
Fungsi HRIS
1. Perekrutan dan Penerimaan : SDM membantu menerima pegawai baru ke dalam perusahaan. SDM selalu mengikuti perkembangan terakhir dalam peraturan pemerintah yang mempengaruhi praktek kepegawaian dan menasehati manajemen untuk menentukan kebijakan yang sesuai.
2. Pendidikan dan Pelatihan : Selama periode kepegawaian seseorang, SDM dapat mengatur berbagai program pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian kerja pegawai.
3. Manajemen Data : SDM menyimpan database yang berhubungan dengan pegawai dan memproses data tersebut untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.
4. Penghentian dan Tunjangan : Selama seseorang diperkerjakan oleh perusahaan mereka menerima paket tunjangan. Setelah penghentian, SDM mengurus program pensiun perusahaan bagi mantan pegawai yang berhak
Sub Sistem Intelijen Sumber Daya Manusia
Intelijen Pemerintah : Pemerintah menyediakan data dan informasi yang membantu perusahaan mengikuti berbagai peraturan ketenagakerjaan.
Intelijen Pemasok : Pemasok mencakup perusahaan seperti perusahaan asuransi, yang memberikan tunjangan pegawai, dan lembaga penempatan lulusan universitas serta agen tenaga kerja yang berfungsi sebagai sumber pegawai baru.
Intelijen Serikat Pekerja : Serikat pekerja memberikan data dan informasi yang digunakan dalam mengatur kontrak kerja antara serikat pekerja dan perusahaan.
Tahapan Perancangan dan Implementasi SI-SDM
1. Analisis pendahuluan dan sistem : Analisis situasi/permasalahan, menentukan kendala lingkungan, menentukan sasaran, menentukan persyaratan operasional, studi kelayakan dan buat laporan
2. Desain sistem pendahuluan : Skenario rinci, Merumuskan sistem alternatif, Menilai sistem alternatif, Memberi rekomendasi, Menentukan persyaratan, Meramalkan efek factor manusia dan rekayasa sistem yg diusulkan
3. Rekayasa system : Memberikan rincian komponen rekayasa, Kajian pendahuluan efektivitas biaya, Memilih alternatif desain terbaik, Merekomendasikan alternatif desain tsb, Memberikan spesifikasi desain pd pembuat program
4. Implementasi system : Menguji subsistem, Menguji keseluruhan sistem, Menjalankan SI-SDM tsb
5. Evaluasi dan pemantauan : Mengukur kinerja sistem, Mengevaluasi kinerja sistem, Memodifikasi system jika diperlukan, Mon ev berkesinambungan
Ok, thanks resumenya
BalasHapus